Nite at Baluran
#hampirketinggalan

Gw pikir jam 8 atau 9 malam kami bakal sudah diperaduan masing2.

Akan tetapi ajakan melihat bintang yg sbnernya tdk seberapa krn langit cerah oleh Bulan, sulit ditolak.
Tadinya mau naik ke tower (lagi), tp yo males, gelap2an pulak.

Cita-cita gw sederhana, lying on a grass and seeing sky full of stars ditemani angin sejuk.

Kenyataannya, kami cuma nemenin Mamen yg foto2 sekitar ditemani iringan lagu nan sendu. Malam minggu yg hhmmmm ~

Setelah kemudian kami yg jd objek foto2nya Mamen, tak lama kami didatangi petugas (yg pick up nya ditebengin pulang). Katanya jgn ke tengah banget, bisa ganggu satwa. Ngobrol2 abis itu bubar jalan.

Pas hampir sampai penginapan, bapaknya bilang: yuk mau ga liat2 sekitar? Tanpa babibu langsung naik mobil.

Krn yg paling deket adl kolam kubangan kerbau maka ini adalah foto mata kerbau yg kena blitz hape gw. Mereka lg ngedeprok ngeganyem rumput bareng2.

Overall baluran ini menggemaskan. Keputusan bermalam di Bekol was right. Malam hari udaranya sejuk, kasur empuk, perut kenyang, ambience unik, perasaan senang. Deep sleep hadiahnya 😃😃 – with jdahupin

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s