[Review} Kong: Skull Island (2017)

maxresdefault-1-750x420

King Kong, Siapa sih yang tidak tahu tentang makhluk satu ini. Terutama kalian yang lahir sebelum para Millenials. Tidak hanya film tapi juga video game ataupun gaya gebuk-gebuk dadanya yang fenomenal kalau lagi ngamuk. Dengan ukuran dan kekuatan sebesar itu rasanya hanya Hulk yang bisa menyamai keperkasaannya. Tapi Hulk bukan hewan. Oke skip ~

Buat yang belum nonton Kong, probably review saya bakal banyak SPOILER. Iya, SPOILER. Jadi kalau masih nekat baca ini ya tanggung resikonya sendiri hhhh…

Saya terlambat satu minggu saat memutuskan untuk nonton Kong. Soalnya memang tidak terlalu minat. Tapi baca review-review singkatnya lewat cuitan kok jadi pensaran. Oia.. saat menonton saya akan film dengan format terbaik. Jadi karena Kong ada versi IMAX 3D maka saya lebih pilih ini daripada yang regular. And yes.. it was a best decision! But if you can’t find IMAX in your city, well, at least find a nearby theatre. Worth the joy.

Ada beberapa hal yang saya garis bawahi dari Kong:

  1. Adegan menembus awan tebal berat hitam pekat dengan petir yang menyambar ga karuan. Goks!
  2. Cinematography nya ciamiks! Viewnya kece parah. Ala-ala Raja Ampat gitu. Nah,, buat yang nonton regular mungkin tidak akan menemui joy yang sama, jadi experience-nya ya segitu aja. kamu bisa bandingin sendiri kalau mau hhhh…
  1. Hewan-hewannya sama ajaibnya dengan Kong itu sendiri. I mean, Kong is monstrous and Kong is not alone. There are plenty of weird and monstrous animals around. You will be amazed.
  2. Post power syndrome dan kebiasaan mengutamakan otot maka akal sehat akan tertutup. Seperti si kapten dengan naluri membunuh dan balas dendamnya.
  3. We take the earth for granted. Kita pikir bumi ini hanya milik manusia sehingga bebas mau diapain aja. Sekonyong-konyong menghancurkan “rumah” orang sehingga yang punya “rumah” ngamuk tapi jadi galakan kita murkanya. malah play victim 😦
  4. Bedakan antara diserang, menyerang dan membela diri.
  5. Survival Kit yang paling bisa diandalkan adalah kemauan untuk tetap hidup dan tetap waras.
  6. Amerika tidak mengaku telah kalah di perang Vietnam. Ngakunya “Amerika meninggalkan Vietnam” hhhh…
  7. Salah satu quote yang bagus yang diucapkan tentara Amerika: “sebenarnya musuh itu tidak ada, sampai kamu mencarinya”
  8. Ada scene tambahan after credits. And I SIMPLY CANT WAIT!

Overall, untuk cerita sebenarnya ya standard aja. However, I feel eyegasm and notice more about the value that they served. So I gave 4/5 stars for Kong: Skull Island.

 

Advertisements

26 thoughts on “[Review} Kong: Skull Island (2017)

    • Kapan2 ntar keburu turun mbak 😂😂 ada! Tom hiddlestone, yg jd Loki adeknya Thor, gw tdnya gasuka. Ehh.. disini malah naksir bangets 😃😃

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s