Panama Papers Versi sederhana.
#reshare

Budi punya celengan ayam di rumah. Tapi maminya Budi selalu cek isi celengan Budi setiap kali Budi memecahkan/ membuka celengannya.

Amir juga punya celengan Ayam di rumahnya sendiri tapi gak pernah di cek sama maminya Amir. Maka Budi titip celengan Ayamnya di rumahnya Amir.

Mendengar bahwa Celengan ayam Amir gak pernah di cek sama mamanya Amir. Maka teman2 Amir dan Budi semua titip celengan Ayam di rumah Amir. (Ini disebut “Offshore Investment”).

Suatu hari mamanya Amir periksa kamar Amir dan mendapati ada banyak celengan Ayam disana (ini disebut “Accidental Audit”) lengkap dengan label nama pemiliknya (inilah yang di sebut “Panama Paper”).

Maka mama Amir mengontak semua Mama-Mama penitip celengan Ayam.

Ternyata Budi menitipkan celengan Ayam disana karena Mama Budi memaksa Budi untuk memberi kolekte dari celengan itu setiap Budi memecahkan celengannya (ini di sebut “Tax/ pajak”).

Tapi Tigor mengisi celengannya dari hasil memalak teman-temannya (ini di sebut “Money Laundering/ Pencucian Uang”).

Acong mengisi celengannya dari hasil berjualan es lilin di sekolah tanpa ijin ortunya yang menginginkannya fokus pada sekolahnya (ini disebut “Illegal Business”).

Inilah penjelasan secara sederhana mengenai kejadian “Panama Paper” yang sedang ramai dibicarakan di Luar Negeri (termasuk di Indonesia) di bidang Keuangan Dunia saat ini.

#jumatbarokah
#seriustapisantai
#rajinpangkalpandai

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s