Harusnya Goa Gong ini hanya perlu dinikmati sambil bertasbih memuji Sang Khalik. Dan hebatnya lagi, ternyata masih ada yang lebih bagus dari ini.

Namanya Luwe Jaran (cmiiw), Pacitan, ditemukan oleh anak2 UGM. Harus mendaki gunung dulu, terus menuruni lubang di gunung dengan tali. Treking sekitar 20km. Yah.. kurleb gitu πŸ˜…

Top: potongan langit2 Goa nya 😍😍
Left: marmer onyx (cmiiw), guede gilak! Ada setelah ruang ke3. Dia salah satu tiang peyangga Goa nya (kata si Abang).
Right: kalo batu itu dipukul maka ngeluarin bunyi semacam gong. Dan kalo disinari dari belakang ntar didepan keliatan cahayanya tembus. Eh, jadi kya Batu Akik ga sih? πŸ˜…πŸ˜…

Goa Gong ini tsakeps ngets!!! 😍😍😍 gue nganga mulu aje bawaannya 😸😸
karna tujuan wisata: track keluar masuknya dibuat rapi, ada tangga, pegangan tangan, HUGE FANS, lampu (sayang yg warna warni kek di google lagi ga nyala). – at Goa Gong

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s