Ah, Millennials

no, i am not truly millennials :p

LINIMASA

Selesai libur lebaran, aku menemukan muka-muka baru di kantor. Masih muda. Segar dan berpenampilan kasual. Satu diantara mereka bahkan punya Tatto di wajah. Mereka bawa laptop sendiri. Pakai headphone saat bekerja. Makan siang sendiri. Mejanya rapi. Ndak ada kertas atau alat tulis. Apalagi buku. Bagian personalia bilang, paling cuma dua minggu, liat aja.

Apakah ada yang terbiasa dengan penggolongan generasi? Atau teori gelombang perdadaban? Aku pikir dua faham itu masuk akal. Papaku lahir di generasi Baby Boomers. Beberapa tahun setelah Perang Dunia II. Secara umum, mereka kalangan penyusun ulang pranata sosial yang hancur karena kekacauan dunia. Mama lahir sebagai generasi Jones. Akhir dari masa Baby Boomers. Kakakku lahir di generasi X. Semua serba budaya Pop. Aku sendiri sebagai generasi MTV atau Generasi Y? Masih dalam perdebatan. Karena aku lebih suka Trace Urban dan Iyeth Bustami ketimbang MTV. Mari kita tengok Generasi Y (baca: Millennials).

image

Masih ada keragu-raguan kapan kiranya Millennials…

View original post 1,180 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s