To all my beloved friends, may the good be with you always 😇 #repost

Buat yg suka pulang malem:
DARI MATA PEMERKOSA

Via Nina Suzan Thomas, via Ikhaputri Widiantini (Dosen Filsafat FBI UI)
Terjemahan bebas/Adaptasi Nosa Normanda (Sastra Inggris 2004, Lecture of Stage & Performance in BINUS University)

Sekelompok pemerkosa dan pelaku perkosaan kencan diwawancara di penjara tentang bagaimana mengincar korbannya. Ini adalah terjemahan bebas dari artikel yang disebar di Internet dengan bahasa inggris dari sumber anonim. Saya terjemahkan dengan bahasa informal biar asik dan sesuai konteks Indonesia–juga saya tambah-tambahkan beberapa poin supaya aktual dengan keadaan Indonesia.

1] Yang pertama kali dilihat pada calon korban perkosaan adalah gaya rambutnya. Mereka akan mengincar perempuan dengan buntut kuda, konde, bridal, atau gaya rambut lain yang mudah dijambak. Mereka juga senang mengincar perempuan berambut panjang. Perempuan dengan rambut pendek dan berjilbab jarang diincar.

2] Setelah itu pria-pria itu akan melihat pakaian si perempuan. Mereka mencari pakaian yang mudah ditanggalkan dengan cepat. Banyak juga dari mereka yang membawa gunting untuk memotong pakaian.

3] Mereka juga mencari perempuan yang sedang memakai telepon genggam, sedang merogoh tas, atau melakukan aktivitas lain sambil berjalan; karena biasanya perempuan-perempuan tersebut tidak waspada dan mudah dikuasai.

4] Di Indonesia, tempat yang paling sering terjadi penculikan dan berakhir dengan perkosaan adalah pada transportasi publik (angkot, taksi, ojek). Di India kasus yang paling terkenal di dalam bus.

5] Selain itu ada juga kencan-perkosa. Biasanya terjadi di kos-kosan, rumah, diskotik, atau mobil si pemerkosa.

6] Dalam tulisan asli artikel ini, di negara maju penculikan seringkali terjadi di lapangan parkir swalayan, parkiran kantor atau toilet umum.

7] Para pemerkosa akan mengambil seorang perempuan dan dengan cepat membawanya ke lokasi lain dimana mereka tidak perlu khawatir akan tertangkap.

8] Kalau kamu melawan, mereka akan jadi cupu karena cuma butuh satu atau dua menit sampai mereka sadar kalau berusaha memperkosamu itu buang-buang waktu. Tapi dalam beberapa kasus, perlawanan yang setengah-setengah bisa membuat pemerkosa semakin terangsang, maka itu usahakan lawan dengan efektif dan efisien (nanti dijelaskan di bawah).
9] Para pemerkosa yang diwawancara bilang mereka tidak mau mengincar perempuan yang membawa payung panjang atau objek semacamnya yang bisa menyerang balik dari jarak sedang. Pakai objek apapun untuk menyerang balik!

10] Kunci-kunci atau stun-gun nggak terlalu ngaruh untuk ngelawan, soalnya kamu harus deket banget ke si penyerang buat make itu. Intinya artikel ini adalah gimana meyakinkan mereka buat ilfil nyerang kamu pas pertama kali ngeliat kamu.

MENCEGAH & MELAWAN DENGAN EFEKTIF:

1] Kalau kamu ngerasa ada orang yang ngikutin kamu di jalan, di tempat parkir, di lift, JANGAN TAKUT DAN BUANG MUKA. Kamu justru mesti berhenti dan lihat mukanya, buka percakapan kayak, “Om, jam berapa ya sekarang?”, atau kamu bisa bikin percakapan pendek seperti, “Duh, panas banget nih. Biasanya kalo kayak lgini mau ujan kali ya, om?” Intinya sih pastikan dia tahu kamu ngeliat mukanya jelas, dan bisa kamu kenali kalo dia kabur setelah gagal. INGAT MUKANYA! Biasanya juga cowok akan hancur imajinasinya kalau sudah komunikasi, karena pemerkosa bertumpu pada imaji seakan-akan perempuan itu bukan orang tapi binatang buruan. Tatap wajahnya, bicara padanya. Bunuh imajinasi itu dari kepalanya. Bisa jadi juga kamu salah, dan om itu cuma kebetulan ke arah yang sama dari kamu. Tapi nggak ada ruginya toh? Mending sok akrab daripada diserang tiba-tiba.

2] Kalau ada yang nyamperin kamu tiba-tiba, langsung pasang kuda-kuda dengan tangan dan teriak, “Stop!” atau “Mau apa lo!?” Kebanyakan pemerkosa bialng mereka akan cabut kalo si cewek teriak-teriak duluan atau menunjukkan bisa berantem. Lagi-lagi, mereka cari sasaran yang gampang.

3] Kalo kamu bawa semprotan merica (pelatih mbak yang nulis thread asli selalu bawa itu), kamu bisa teriak, “Gue semprot lo! Perih lho ini…” Dia akan mikir dua kali. Masih maju, semprot!

4] Kalo ada yang narik kamu, terus kamu nggak bisa serang balik, kamu bisa main akal aja. Kalo dia ngunci pinggang kamu dari belakang dengan dua tangannya, cubit yang keras di bawah tangannya, atau di bawah sikutnya atau di bawah keteknya atau di pahanya–YANG KERASSS! Ada cewek yang nyubit cowok yang mau merkosa dia waktu kencan, dan cowok itu kesakitan bener gara-gara dicubit sampe berdarah. Ototnya robek dan butuh dijahit. Buat latihan, coba cubit diri sendiri di tempat-tempat tersebut sekuat kamu, pasti sakit.

5] Setelah dicubit dan dia lepaskan, usahakan jangan langsung lari. Incar selangkangannya. Aku tahu banget dari pengalaman pribadi, kalo cowok dipukul ‘itunya’ dia bakal kesakitan gila. Kamu mungkin takut dia tambah marah dan nyakitin kamu, tapi sebenernya kata para pemerkosa ini, mereka maunya cewek yang nggak ngasih masalah. Kasih masalahnya di’situ’ dan lari aja dia akan susah.

6] Kalo tuh cowok mau nyekek kamu, ambil satu-dua jarinya aja, terus dorong ke depan sejauh mungkin sekuat mungkin. Instruktur aku melintir sedikit jariku dan aku langsung jatuh berlutut dan buku-buku jariku sampe bunyi krak.

7] Buka kuping. Selalu awas dengan keadaan sekeliling kamu, kalo bisa usahakan selalu jalan sama temen dan kalo ada hal mencurigakan jangan kamu cuekin. Percaya sama insting kamu. Mungkin kadang-kadang kamu ngerasa kayak orang parno, tapi itu lebih baik daripada kena beneran.

TIPS TERAKHIR INGAT YANG INI:

1. Tip dari Tae Kwon Do: Sikut adalah bagian terkeras di badan kamu. Kalo cukup deket untuk nyikut, sikat!

2. Tip dari pemandu wisata di New Orleans: Kalo ada rampok minta dompet atau tas kamu, JANGAN LANGSUNG DIKASIH. Lempar agak jauh (pura-pura bego aja)…kemungkinannya dia lebih tertarik sama dompetmu daripada bodimu tetep ada. Abis itu LARI KAYAK MALING KE ARAH SEBALIKNYA.

3. Kalau si pemangsa ini punya pistol tapi moncong pistolnya agak jauh dari kamu, langsung KABUR! Kemungkinan dia tepat nembak kamu (target yang lari) itu 4 berhasil: 100 gagal kok. Dan kalopun pelurunya dia ngena, kemungkinan besar nggak kena organ vital kamu. KABUR!

4. Sebagai perempuan, kita gampang kasihan: JANGAN! Kasihan bisa bikin kita diperkosa atau dibunuh. Ted Bundy, pembunuh berantai itu, ganteng, lulusan kampus keren di Amrik, dan selalu mainin simpati perempuan yang polos. Dia kadang-kadang pura-pura cacat, pake tongkat minta tolong dipegangin sampe mobilnya, terus tiba-tiba nyulik!

5. Kalo kamu dilempar ke bagasi mobil dan dikunciin. Tendang lampu belakangnya sampe bolong keluarin tangan kamu dan lambaikan. Supirnya nggak ngeliat kamu, tapi pengendara lain akan lihat. Ini beneran pernah nyelametin nyawa orang di Amrik.

6. Peremppuan bisanya masuk mobil abis belanja, makan, kerja, dan duduk di dalem mobil (ngeliat hp, bales sms). JANGAN YA! Pemerkosa bisa memperhatikan kamu, dan ini kesempatan bagus buat dia buat masuk ke kursi belakang, terus nodong kamu pake pistol dan nyuruh kamu nyetir kemana pun dia mau. BEGITU PINTU MOBIL KAMU TUTUP, TANCAP GAS!

7. Beberapa catatan kalo kamu bawa mobil di tempat parkir, atau garasi:
a. Waspada: lihat sekliling mobilmu, karena ada aja orang yang ngumpet di kursi belakang, ngintip ke mobil, ngumpet di balik sisi lain mobil. (LAKUKAN HAL YANG SAMA SEBELUM NAIK TAKSI, JANGAN ADA YANG TIBA2 MASUK TAKSI DAN KONGKALIKONG SAMA SUPIRNYA).

b. Kalo ada mobil van parkir deket pintu supir mobilmu, kamu masuk dari kursi penumpang aja. Kebanyakan pembunuh berantai narik korbannya dan langsung masukin ke van pas dia mau masuk mobil.

c. Lihat mobil yang parkir sebelahmu, ada orangnya nggak. Kalo kamu lihat ada orangnya dan dia nggak pindah-pindah, atau kelihatan mencurigakan, mending balik ke kantor/mal dan minta temenin satpam ke mobil kamu. Lagi-lagi, mendingan selamat daripada nyesel, dan mendingan parno daripada mati.

8. SELALU naik lift daripada tangga darurat. Tangga darurat tempat yang nggak bagus banget buat sendiri dan tangga biasanya jadi tempat kejahatan.

Sebarkan ini ke semua perempuan yang kamu tahu. Mendingan selamat daripada nyesel, mendingan parno daripada mati. – with Dwi and Rina

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s