#BeraniLebih Hijau membuat saya bahagia

Gaung Green Lifestyle sudah mulai akrab disuarakan. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan mulai dipahami oleh banyak pihak. Kenapa? karena generasi kita selanjutnya punya hak yang sama untuk bisa menikmati apa yang kita nikmati saat ini.

Misi penyelamatan lingkungan hidup sebenarnya bukan sesuatu yang baru, besar, rumit, dan sulit. Gerakan ini tidak perlu pejabat, tidak perlu formula khusus, tidak perlu waktu tertentu, tidak perlu unjuk rasa, tidak perlu seorang jenius, dsb. Siapapun bisa melakukannya di mana saja, kapan saja, bagaimanapun keadaannya, asalkan ada niat dan konsisten. Kita bisa melakukannya mulai dari diri sendiri (role model) di lingkungan sekitar, dan dilakukan sekarang.

Saat ini, kemacetan adalah santapan harian masyarakat ibukota. Lalu mengapa kita masih berat untuk menukar kendaraan pribadi dengan transportasi umum? Padahal ketika kita menggunakan transportasi umum maka otomatis jumlah kendaraan dan polusi berkurang, macet terurai, hemat BBM dan uang parkir. Serta banyak turunan keuntungan lainnya, salah satunya yaitu bisa tidur selama perjalanan. Saya sendiri lebih suka menggunakan kendaraan umum atau nebeng, serta berjalan kaki jika jaraknya dekat.

Pulang dari bepergian nikmatnya menyegarkan diri dengan mandi. Enaknya sih pakai shower, selain hemat air kita juga bisa mendapatkan sensasi pijatan. Sayangnya, kualitas air bersih yang kita punya ternyata sudah menurun. Air bersih adalah kemewahan. Lalu kok kita masih tega memboroskan air saat di toilet atau kamar mandi, minum air tidak dihabiskan, lupa menutup keran, dsb. Ingat, 80% tubuh kita adalah cairan. Dan kualitas air yang masuk ke dalam tubuh menentukan performa kita.

Minimal dua liter air per hari saya konsumsi. Nah, biasanya air dibungkus dalam kemasan plastik. Padahal plastik butuh waktu 10 – 400 tahun untuk terurai, tergantung jenisnya. Saat terurai partikel plastik akan mencemari tanah dan air tanah. Pun plastik tak layak dibakar karena asap beracunnya berbahaya bagi kesehatan. Ketika terbawa ke laut, plastik akan dimakan oleh binatang laut karena partikelnya yang terurai halus dan dapat mengakibatkan kematian. Bahkan biota laut yang mati, sampah plastik ditubuhnya kembali terurai dan tetap bisa mencemari laut.

Duh.. pokoknya plastik itu ternyata banyak kerugiannya. Saya membiasakan untuk menggunakan prinsip 3R atau 5R (reduce-reuse-recycle-repair-replace). Membawa wadah makan dan minum sendiri, menggunakan reusable kantong belanja, dan pastinya mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Paling cakep kalau belanja bawa tas belanja sendiri. Setelah berbelanja biasanya lapar lalu cari tempat kece buat makan. Tempatnya enak ber-AC tapi kok pada merokok? Alasannya bisa karena diizinin sama yang punya tempat (which is idiot) atau karena tidak ada larangan merokok. Hellooo.. semua tempat itu by default dilarang merokok. Tolong hargai hak sehat orang lain, terutama orang-orang yang kita sayangi. Merokoklah di tempat khusus merokok dan jangan segan untuk menegur pihak-pihak yang melanggar. Saya sering melakukannya, agak tidak enak tapi harus. Karena kalau kita jadi perokok pasif bukan mereka yang akan tanggung jawab.

Hal-hal diatas yang sudah saya lakukan, sederhana tapi menantang. #BeraniLebih Hijau tidak hanya untuk kita akan tetapi untuk para penerus kita nanti. Dan secara bersamaan kita juga harus mempersiapkan generasi yang layak untuk bumi. Ini semua bisa dilakukan, hanya tinggal mau atau tidak mau.

*tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi tulisan pendek di blog oleh Light of Women*

493 kata.

FB: femmarvellous basri https://www.facebook.com/femmarvellous

Twitter: @mhy_unique https://twitter.com/mhy_unique

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s