Beda Indonesia dengan Timor-Leste seperti Bumi-Langit

faisal basri

Perekonomian Timor-Leste tak ada apa-apanya dibandingkan Indonesia. Negeri yang sempat menjadi bagian dari Indonesia ini berpenduduk 1,2 juta (Indonesia 246,9 juta). Produk Domestik Bruto (PDB) Timor Leste berdasarkan paritas daya beli (purchasing power parity/PPP) hanya 2,1 miliar dollar AS (Indonesia 1,2 triliun dollar AS). PDB per kapita berdasarkan PPP Timor-Leste 1.709 dollar AS (Indonesia 4.956 dollar AS).

Ekspor andalan nonmigas hanya kopi. Pantas saja kalau impor Timor-Leste lebih besar ketimbang ekspor. Namun, akun semasa (current account) Timor-Leste surplus karena penghasilan ekspor minyaknya dicatat sebagai pendapatan di akun semasa (Indonesia mengalami defisit akun semasa). Minyak menjadi berkah bagi perekonomian Timor-Leste, sedangkan bagi Indonesia sudah menjadi “kutukan”.

Mengapa minyak menjadi berkah bagi Timor-Leste? Karena pemerintahnya bijak bestari, tidak memperlakukan penghasilan minyak sebagai hak generasi sekarang semata dan dihambur-hamburkan. Harga BBM di Timor-Leste tidak disubsidi, sehingga generasi sekarang tidak merampok hak generasi mendatang. Hujahnya sederhana, karena minyak adalah sumber daya tak terbarukan (nonrenewable…

View original post 255 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s