Tante Ida dan Mem

Tadi malam saya berkesempatan menginap di suites seseorang. Aku biasa memanggilnya Tante Ida. Kawan lama keluarga saya, beliau – keluarganya – Oma ku dan anak2nya merupakan satu kesatuan kenangan manis.

Dulu katanya waktu kecil aku sering digendongnya. She felt that im her daughter. Been so long kami tak bertemu. She found me on facebook wall. When iam wall-ing my dad’ friend. After that we do the SMS and now BBM and twitter😉

Saya punya beberapa fotonya berbarengan dengan masa kecil saya. Saya ingat penggalan2 memori bersamanya. She is good, like always.

Pertemuan pertama setelah aku dewasa saat tahun 2009. Ketika saya sibuk menyebar proposal di ibukota demi “IAAS World Conggress in Mexico”. Pertemuannya singkat, saya menanyakan jalan, akhirnya jd quick lunch then we on our way. Saya membelikannya souvenir dari negeri indah itu akan tetapi saya juga tak pasti apakah sudah memberikannya atau belum😐 lalu katanya dia akan tinggal di Mesir tiga tahun, yang akhirnya hanya jadi enam bulan karena tidak kerasan. Walaupun sudah di kota yg sama, kerja di daerah yg sama, sulit bagi kami utk bertemu.

Finally, her bbm’ invitation to come is in the right time. Walaupun agak malam saya baru bisa berada disana, malam tadi dan paginya seperti short quality time for us.

She kiss me. She hug me. She is telling me the story. She is asking the family. She serviced me well. And yeah, she loves me. Me? How cant i felt the same?! ♥

Cant wait for another meeting, aunt!

 

2 thoughts on “Tante Ida dan Mem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s