ke-SINTING-an hukum

belakangan ini banyak kejadian hukum yang mencengangkan! Saya yakin pembaca juga sudah tahu tentang
hal ini..

1. Bibit – Chandra, yang bikin heboh rakyat senusantara.
2. Pak Anu (saya lupa namanya) penghuni rusun ITC roxy di pidana karena dianggap mencuri listrik utk nge-cas HaPe. Padahal dia mencolok di tempat yang memang sudah jelas menurut AD/ART rusun sebagai ruang publik. Artinya perbuatan tsb sah! Sama seperti saya yang mencolok utk menge-cas Laptop saat hotspotan.
3. Mbok Minah. Pencuri tiga biji buah coklat seharga 2000 idr di sebuah perkebunan di jawa tengah utk dijadikan bibit. Dihukum penjara satu bulan 15 hari. Karena sudah menjalani hukuman rumah selama tiga bulan maka dianggap impas. Padahal buah yang dicuri LANGSUNG dikembalikan.
4. Dua pria setengah abad yang mencuri satu buah semangka seharga 2500 idr karena lapar dan haus. Di jawa timur.

Kejadian selengkapnya bisa pembaca cari sendiri. Karena saya yakin beritanya ada dimana2.

Yang saya pertanyakan sekarang. Apakah memang masayrakat sudah terlalu melek hukum sehingga perkara sepele saja bisa dipermasalahkan sampai pengadilan. Apakah memang sudah tidak bisa dengan cara baik2, dgn cara kekeluargaan, musyawarah atau yang sejenis. Apakah tidak bisa diperingatkan secara lisan atau tertulis dahulu. Utk kasus no 2, 3, 4 bahkan nilai rupiahnya pun begitu fantastis.

Atau apakah memang terdakwanya yang bebal. Tapi tidak mau mengakui secara jujur cerita keseluruhannya. Apakah memereka hanya melalukan sekali itu saja, yang ketahuan. Tapi sebelumnya jg pernah melakukan hal serupa. Utk kasus no.4 bahkan sesama rakyat (red: selevel).

Kejadian no 3 dan 4 melibatkan rakyat kecil yang utk makan sehari2 saja sudah cukup kesusahan. Apakah tidak ada lagi rasa kemanusiaan diantara mereka. Apakah tidak ada kasus lain yang lebih menarik utk diperkarakan. Apakah memang sudah sifat bangsa ini utk menindas yang lemah? Bung, bangsa ini bukan hutan! Hukum rimba harusnya tak dipakai lagi di zaman modern ini.

Miriiss,,saya hanya tak mau bangsa ini terpuruk, makin. Sudah saatnya melakukan perbaikan, melakukan sesuatu yang besar. Smoga secepatnya bisa terlaksana, aamiiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s