Mencari yang Sempurna

femmiLiciouzs:

hahahahasyem :))

Originally posted on Cerita Motivasi - Kumpulan Kisah Inspirasi Terbaik:

Mencari yang Sempurna

Seorang pemuda yang hidup di Perth telah sampai usia saat ia merasa harus mencari pasangan hidup. Jadi ia mencari-cari gadis sempurna di seluruh negeri untuk dinikahi. Setelah berhari-hari, berminggu-minggu mencari, ia bertemu dengan gadis yang sangat cantik-jenis gadis yang bisa menghiasi sampul majalah perempuan bahkan tanpa make-up atau kosmetik!

Namun, meski dia kelihatan sempurna, pemuda itu tak bisa menikahinya. Sebab gadis itu tidak bisa masak! Jadi pemuda itu pun pergi. Gadis ini tak cukup sempurna baginya.

Lalu ia mencari lagi, selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan akhirnya ia menemukan gadis yang bahkan lebih cantik lagi, dan kali ini masakan gadis itu luar biasa lezat-lebih baik dari yang bisa Anda dapatkah di restoran terbaik di Australia, bahkan lebih baik dari yang bisa Anda dapatkan dari restoran keluarga. Gadis ini bahkan menjalankan usaha restorannya sendiri!

View original 138 more words

Bersatu Lawan Pilpres Curang

gerakan dukungan terhadap Capres-Cawapres dalam Pilpres 2014 ini sungguh berbeda dalam tahun-tahun sebelumnya di Indonesia. Energi yang begitu besar dari kalangan masyarakat tanpa ada hubungannya dengan partai politik tertentu atau non partisan bermunculan, seperti yang terjadi pada masing-masing kandidat Capres dan Cawapres.

semakin mendekati Pemilu Presiden tanggal 09 Juli 2014 ini berita-berita mengenai kecurangan dalam proses Pilpres terus bermunculan, bahkan laporan-laporan mengenai upaya penyogokan masyarakat pemilih juga terdeketeksi keman-mana. tampaknya laporan-laporan yang masuk ke Bawaslu belum ditangani dengan baik dan efektif.

Nadia Nasoetion, Nia Dinata, Imbi Pulungan dan Nadia Hastarini adalah sekumpulan individu yang memiliki kekhawatiran atas jalannya proses Pilpres, tergugah untuk memberikan kontribusi untuk membantu menghindari terjadinya kecurangan dalam proses Pilpres dengan menggagas sebuah gerakan dengan platform social media sebagai salurannya yaitu “Lawan Pilpres Curang” pada hari Selasa, 24 Juni 2014.

Gerakan “Lawan Pilpres Curang” merupakan gerakan yang dibuat secara organik yang bertujuan untuk memberikan informasi bahwa masing-masing warga negara dapat ikut serta mengawasi pemilu presiden yang jujur, adil, dan menghindari kecurangan tersebut.

Gerakan “Lawan Pilpres Curang” merupakan gerakan yang netral dan tidak disokong oleh Capres dan atau partai politik manapun. Gerakan “Lawan Pilpres Curang” mengajak dan mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengawasi jalannya Pemilu Presiden sampai pada pengawasan perhitungan suara dan pengawalan hasil perhitungan suara.

Gerakan “Lawan Pilpres Curang” menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat senantiasa ikut berpartisipasi dalam pengawasan Pilpres 2014 dengan menggunakan social media sebagai salurannya. masyarakat dapat dengan mudah mengirimkan temuan kecurangan atau jalannya pengawasan pemungutan suara dari tempat terdekat serta mengirimkan hasil perhitungan suara dari TPS masing-masing pemilih dan menginformasikan kepada Team Lawan Pilpres Curang melalui:

http://www.facebook.com/lawanpilprescurang
lawanpilprescurang@gmail.com
bit.ly/lawanpilprescurang

twitter & IG : @lawanpcurang
hashtag : #LawanPilpresCurang & #JanganGolput
telp: 0812 9099 0017

Selain itu Gerakan “Lawan Pilpres Curang” juga menyediakan, leaflets yang dibagikan oleh relawan-relawan yang tersebar di sepuluh Kabupaten dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilpres 2014 tertinggi menurut sumber dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yaitu:
1. Garut
2. Pemalang
3. Bandung
4. Bandung Barat
5. Kota Bogor
6. Sukoharjo
7. Pati
8. Grobogan
9. Brebes
10.Lombok Timur

Mari semua bersama-sama mewujudkan Pemilu Presiden yang jujur, bersih dan damai dengan mengawasi, melihat, merekam dan melaporkan bila ada pelanggaran yang terjadi. Mari kita LAWAN PILPRES CURANG.

Siaran Pers ini dikeluarkan di Koiki restoran (Senopati Suites) senin kemarin, 07 Juli 2014. dan jika ada yang kurang jelas bisa menghubungi Mimma sebagai publicist-nya di mimmapratami@gmail.com

____________________________________
… i am goanna add some more later on… seee you :)

Faisal Basri: Kesulitan adalah Cambuk untuk Maju

Originally posted on faisalbasri01:

Kompas, Selasa, 8 Juli 2014, hal. 33.

kompaskita

Foto: KOMPAS/IWAN SETIYAWAN

Pengantar Redaksi

FAISAL Basri tak hanya dikenal di lingkungan Kampus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sebagai dosen, dia rajin menulis di berbagai media untuk berbagi ilmu dan pengetahuan tentang ekonomi dan politik.

Dia tak segan mengkritik kebijakan pemerintah dan memberikan pendapatnya akan suatu masalah. Meski pendapatnya belum tentu dipakai, Faisal tak putus asa. Dia meyakini, sebagai dosen, salah satu tugasnya adalah menyampaikan pendapat.

Dia pernah terjun ke dunia politik, bergabung di partai politik, dan mencalonkan diri sebagai kepala daerah dengan mengikuti pemilihan gubernur DKI Jakarta lewat jalur independen. Meski tak lagi aktif di politik praktis, dia tetap berambisi mendirikan sekolah pendidikan politik untuk anak muda.

”Saya peduli dengan bangsa ini. Indonesia negara kaya, tetapi punya begitu banyak ketimpangan. Itulah yang membuat saya prihatin dan menggugah saya untuk terus menulis dan aktif di sana-sini. Demi bangsa ini,” kata Faisal.

***

Bagaimana…

View original 1,749 more words

“We Get The Leader We Deserve”

Originally posted on The Laughing Phoenix:

Dulu gw pernah baca sebuah quote:

“In a democracy, people get the leader they deserve”

(terj.: dalam sebuah demokrasi, rakyat mendapatkan pemimpin yang memang layak bagi mereka). Karena dalam negara demokrasi, pemimpin dipilih oleh rakyat (dengan asumsi pemilu bersih dan fair). Mungkin kalo bisa gw rephrase, quote tadi bisa dibaca:

“In a democracy, the elected leader reflects the people”

Jadi kalo pemimpin katro yang terpilih, ya memang rakyatnya pantesnya dapet yang seperti itu. Kalo yang terpilih adalah pemimpin cerdas dan bijak, itulah cerminan rakyat pemilihnya. Kalo yang terpilih culas dan buas, itu juga cerminan rakyat pemilihnya.

Gw inget waktu George W. Bush terpilih untuk kedua kalinya menjadi presiden AS (secara tipis), banyak yang kecewa (mengingat periode W. Bush sebelumnya yang dianggap mengecewakan, sampai menginvasi Irak). Dan banyak orang yang komentarnya sama: “Kok bisa bego banget sih orang Amerika?” Bahkan media Inggris Daily Mirror membuat cover “How can…

View original 1,005 more words

Inilah Sebab Hebohnya Pilpres 2014

Originally posted on Muhtar Ahmad:

Saya yakin banyak masyarakat terutama yang aktif di dunia social media bertanya kenapa Pilpres 2014 begitu heboh. Pilpres sebelumnya nggak seperti ini. Saya juga tanya diri sendiri, terutama karena hebohnya itu bersifat negatif, nggak menyenangkan.

Pilpres semestinya disambut dengan antusias dan suka cita oleh rakyat. Pilpres seharusnya jadi momentum bagi evaluasi program pemerintah sebelumnya; tawaran program dari capres yang bersaing untuk menawarkan program peningkatan kinerja bagi program yang sudah berjalan baik; atau solusi bagi masalah yang tidak terjangkau oleh program pemerintah sebelumnya. Namun, berbagai status di social media menunjukkan bagaimana pilpres kali ini jadi lebih sering dijadikan ajang menebar kebencian dan kecurigaan tak beralasan.

Selain karena belum dewasanya sebagian masyarakat dalam mengakses dan menyebarkan informasi dari dan melalui social mediahal utama yang membuat pilpres 2014 ini begitu heboh adalah… PANIKNYA PARTAI-PARTAI POLITIK.

Kenapa partai-partai politik panik?

Penyebab utama kepanikan partai-partai politik adalah karena Jokowi sebagai capres potensial (ditunjukkan dengan tingginya elektabilitasnya di berbagai survey sebelum ia bahkan secara resmi…

View original 990 more words